Logo PT. Sahabat Mulia Jaya Lestari Sahabat Mulia Jaya LestariSMJL
Blog SMJL

Cara Menawarkan Kurma ke Toko dan Swalayan

Oleh Tim SMJL Ditinjau oleh Caroline Gandirja (Chief Sales Officer) Diterbitkan 3 November 2026
Ragam produk kurma dari berbagai merek yang dinaungi SMJL ditata berjajar

Menawarkan kurma ke toko berhasil bila Anda datang membawa tiga hal, yaitu contoh barang dalam kemasan aslinya, satu lembar penawaran yang jelas, dan kepastian soal pengiriman serta barang yang tidak laku. Urutannya juga menentukan. Mulai dari toko yang keputusannya dipegang pemiliknya sendiri, bukan dari jaringan besar.

Mulai dari yang Paling Dekat, Bukan yang Paling Besar

Banyak mitra baru memulai dari tempat yang paling sulit. Mereka menyiapkan penawaran rapi lalu mengirimkannya ke jaringan ritel besar, menunggu berbulan-bulan, dan tidak mendapat jawaban. Bukan karena barangnya kurang baik, melainkan karena jaringan besar bekerja dengan jadwal pembelian tahunan, prosedur pendaftaran pemasok, dan tuntutan pasokan yang tidak boleh terputus di semua cabangnya. Itu pintu yang sebaiknya diketuk setelah Anda punya rekam jejak, bukan sebelum.

Urutan yang jauh lebih cepat menghasilkan penjualan adalah ini.

  • Toko yang pemiliknya memutuskan sendiri. Toko kelontong, toko buah, toko oleh-oleh, warung besar. Keputusan bisa keluar di hari yang sama.
  • Koperasi dan kantin lembaga. Koperasi kantor, koperasi masjid, kantin sekolah dan pesantren. Pembelinya sudah terkumpul di satu tempat.
  • Swalayan lokal satu atau dua cabang. Prosedurnya lebih rapi tetapi masih bisa dibicarakan langsung dengan pemilik atau kepala tokonya.
  • Jaringan ritel besar. Paling akhir, dan biasanya lebih masuk akal dikerjakan bersama pemasok pusat daripada sendirian.

Empat Pertanyaan yang Selalu Ditanyakan

Siapkan jawaban keempatnya sebelum berangkat. Pemilik toko tidak sedang menguji Anda, mereka sedang menghitung risiko.

1. Berapa keuntungan yang saya dapat?
Jawab dengan angka yang benar dan bertahan, bukan angka yang terdengar menarik lalu Anda sesali sendiri. Ingat, harga yang Anda berikan ke toko akan menjadi acuan mereka tahun-tahun berikutnya.

2. Kalau tidak laku, bagaimana?
Pertanyaan paling menentukan, dan paling sering tidak disiapkan jawabannya. Anda tidak wajib menawarkan pengembalian barang, tetapi Anda wajib punya jawaban yang jelas. Salah satu jalan tengah yang banyak dipakai adalah mulai dengan jumlah kecil untuk mencoba pasar, lalu tambah setelah terlihat terjual.

3. Berapa lama barangnya tahan di rak?
Pemilik toko paling takut pada barang yang menua di raknya. Jelaskan perbedaan perlakuan antara kurma kering dan kurma basah, dan jangan menawarkan kurma basah ke toko yang tidak punya pendingin.

4. Kalau nanti ramai, apakah stoknya ada?
Ini pertanyaan yang paling menguntungkan Anda bila jawabannya kuat. Toko yang barangnya mulai dikenal pembeli lalu kehabisan akan merasa dirugikan dua kali. Di sinilah membeli dari pemasok yang pasokannya jelas menjadi nilai jual Anda, bukan hanya nilai jual kami.

Tiga Hal yang Wajib Dibawa

Contoh barang dalam kemasan aslinya.
Jangan membawa kurma yang sudah dipindah ke wadah lain. Kemasan asli yang tersegel menunjukkan bahwa barang Anda siap masuk rak tanpa pekerjaan tambahan.

Satu lembar penawaran, bukan tumpukan berkas.
Isinya cukup daftar varietas dengan nama yang dikenal pasar, ukuran kemasan yang tersedia, isi per karton, ketentuan pengiriman, dan satu nomor kontak yang benar-benar dijawab. Satu lembar yang jelas mengalahkan berkas tebal yang tidak dibaca. Data varietas dan isi karton bisa Anda ambil dari katalog produk.

Kejelasan tentang ketentuan.
Jumlah minimum, tenggat pengiriman, dan sikap Anda terhadap barang yang tidak laku. Kejelasan ini yang membedakan penawaran serius dari penawaran mencoba-coba.

Yang Membuat Toko Memesan Ulang

Dari sisi kami sebagai pengimpor, ada satu pola yang berulang di semua jenis toko, dan ini yang paling berguna Anda ketahui. Toko memesan ulang barang yang tidak merepotkan mereka.

Bayangkan dari sisi pegawai toko. Kurma curah yang perlu ditimbang menuntut waktu, alat, dan pertanyaan pembeli yang harus dijawab. Kurma tanpa keterangan varietas memaksa pegawai menjelaskan sesuatu yang tidak dia kuasai, dan pegawai yang tidak bisa menjelaskan akan mengarahkan pembeli ke barang lain. Kurma yang teksturnya berubah di rak menghasilkan keluhan, dan keluhan berarti pekerjaan tambahan.

Sebaliknya, barang dalam kemasan tersegel yang mencantumkan nama varietas, negara asal, dan keterangan produk menjual dirinya sendiri di rak. Pegawai tidak perlu menimbang, tidak perlu menjelaskan, dan jarang menerima keluhan. Itulah alasan sebenarnya kemasan tersegel lebih mudah masuk toko modern, bukan sekadar karena terlihat lebih rapi. Tambahkan satu hal lagi yang sering dilupakan, yaitu kemasan yang bentuknya mudah ditumpuk dan berdiri stabil di rak lebih disukai daripada kemasan yang perlu ditata khusus.

Bagian mutu yang perlu Anda jaga sendiri ada di cara memeriksa mutu kurma sebelum dijual kembali.

Cara Menawarkan yang Tidak Terdengar Seperti Memaksa

Datang di jam yang tidak sibuk, itu saja sudah membedakan Anda dari sebagian besar penawar lain. Pagi setelah toko buka atau siang menjelang sore biasanya paling lapang. Jangan datang saat kasir mengantre.

Buka dengan pertanyaan, bukan dengan penawaran. Tanyakan apakah mereka pernah menjual kurma, dan bagaimana hasilnya. Jawaban mereka akan memberi tahu Anda persis apa yang perlu Anda tawarkan. Kalau dulu pernah dan gagal, cari tahu penyebabnya, karena hampir selalu soal jenis atau ukuran yang salah, bukan soal kurma tidak laku.

Tutup dengan permintaan yang kecil dan mudah disetujui. Satu atau dua ukuran kemasan dalam jumlah kecil untuk mencoba, dengan janji Anda datang lagi memeriksa hasilnya. Permintaan kecil yang dipenuhi jauh lebih berharga daripada penawaran besar yang ditunda.

Kalau Sasarannya Jaringan Ritel

Jaringan ritel bekerja dengan cara yang berbeda. Ada jadwal pendaftaran pemasok, tuntutan dokumen, kesiapan pasokan untuk seluruh cabang, dan ketentuan pembayaran yang perlu Anda hitung sejak awal. Bila wilayah Anda punya peluang seperti ini, bicarakan lebih dulu dengan tim sales kami, karena jalur ini lebih masuk akal ditempuh bersama pemasok pusat daripada sendirian.

Jaringan agen dan mitra kami bisa dilihat di halaman partner.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Toko seperti apa yang paling mudah didekati lebih dulu?

Mulai dari toko yang keputusannya dipegang pemiliknya sendiri, seperti toko kelontong, toko buah, toko oleh-oleh, koperasi kantor, dan koperasi masjid. Swalayan lokal menyusul, dan jaringan ritel besar paling akhir karena prosedurnya panjang dan menuntut kesiapan pasokan yang tidak boleh terputus.

Apa yang perlu dibawa saat menawarkan kurma ke toko?

Ada tiga hal, yaitu contoh barang dalam kemasan aslinya yang tersegel, satu lembar penawaran berisi daftar varietas, ukuran kemasan, dan isi karton, serta kejelasan soal ketentuan pengiriman dan siapa yang menanggung barang yang tidak laku. Tanpa yang ketiga, pembicaraan biasanya berhenti di kata dipikirkan dulu.

Apa yang paling ditanyakan pemilik toko?

Ada empat hal, yaitu berapa keuntungan yang dia dapat, siapa yang menanggung barang yang tidak laku, berapa lama barang bisa bertahan di rak, dan apakah pasokannya stabil sehingga dia tidak kehabisan saat barangnya mulai dikenal pembeli.

Kenapa sebuah toko mau memesan ulang?

Karena barangnya tidak merepotkan. Kemasan tersegel dengan nama varietas dan keterangan yang jelas membuat pegawai toko tidak perlu menjelaskan apa pun, mengurangi keluhan pembeli, dan tidak menuntut penimbangan. Barang yang menyulitkan pegawai toko hampir selalu berhenti di pesanan pertama.

Kapan waktu terbaik menawarkan kurma ke toko?

Dua sampai tiga bulan sebelum musim permintaan tinggi, bukan saat musim sudah berjalan. Pemilik toko menyusun pembelian musiman lebih awal, dan ruang rak pada masa sibuk sudah dijanjikan kepada barang lain.

Pasokan yang Bisa Anda Janjikan

Jawaban untuk Pertanyaan Tersulit dari Pemilik Toko

Pertanyaan apakah stoknya akan ada saat ramai adalah pertanyaan yang paling menentukan. Sebagai mitra resmi, jawaban Anda bersandar pada pasokan yang jelas asalnya dan tim sales yang bisa dihubungi.

Bersertifikat & Terdaftar Resmi
Logo Halal Indonesia Logo Halal MUI Logo Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Logo Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)