
Saat kiriman kurma datang, periksa dalam tujuh langkah: cocokkan dokumen, lihat karton dari luar, buka beberapa karton secara acak, cari tanda serangga, periksa seratus butir, cium dan cicipi, lalu tekan dengan jari dan catat hasilnya. Lakukan saat barang baru tiba, bukan saat hendak dijual, karena hanya saat itu Anda masih punya waktu mengurus keluhan ke pemasok.
Waktu Pemeriksaan Menentukan Segalanya
Kesalahan paling mahal yang kami lihat pada mitra baru bukan salah memilih varietas, melainkan memeriksa barang terlambat. Karton datang, langsung ditumpuk, lalu dibuka satu per satu berminggu-minggu kemudian sesuai kebutuhan jualan. Saat akhirnya ditemukan ada yang tidak sesuai, jejaknya sudah hilang. Tidak jelas apakah masalahnya datang dari perjalanan, dari penyimpanan di tempat Anda, atau memang sudah ada sejak awal.
Karena itu urutan yang benar adalah memeriksa lebih dulu, menyimpan kemudian. Tidak perlu lama. Untuk kiriman berisi beberapa puluh dus, pemeriksaan contoh acak cukup memakan waktu setengah jam, dan itu waktu termurah yang bisa Anda keluarkan dalam usaha ini.
Tujuh Langkah Memeriksa Kiriman
1. Cocokkan dokumen dengan barang sebelum dibongkar.
Surat jalan, nama produk, jumlah karton, dan kode produksi harus sama dengan yang Anda terima. Lihat juga tanggal kedaluwarsa dan nama pengimpor pada label karton. Pada produk Kurma Barari, nama varietas dan beratnya tercetak pada kemasan, jadi mudah dicocokkan dengan surat jalan.
2. Lihat kartonnya dari luar.
Karton yang penyok berat, basah, atau bocor dipisahkan dan diperiksa sendiri. Jangan dicampur dengan karton yang utuh.
3. Buka beberapa karton secara acak.
Paling sedikit lima karton dari tumpukan yang berbeda, bukan hanya karton yang rusak. Karton paling bawah dan paling pinggir perlu diikutkan karena paling rentan.
4. Cari tanda serangga lebih dulu.
Benang halus seperti sarang, serbuk halus, ngengat, atau lubang kecil pada butir. Belah beberapa butir dan lihat rongga bijinya. Ada serangga hidup berarti seluruh kiriman ditahan dan dilaporkan.
5. Periksa seratus butir.
Ambil seratus butir dari karton yang berbeda, lalu hitung yang berjamur, asam, atau busuk. Lebih dari satu butir dari seratus sudah patut dilaporkan ke pemasok. Lihat juga keseragaman ukuran dan warna dalam satu kemasan.
6. Cium dan cicipi.
Kurma yang sehat beraroma manis dan tenang. Bau asam seperti tape berarti sudah rusak dan tidak boleh dijual. Bau apak berarti ada lembap yang tertahan.
7. Tekan dengan jari, lalu catat hasilnya.
Kurma yang baik sedikit mengalah saat ditekan. Lembek dan berair berarti rusak. Keras dan berkerak berarti terlalu kering atau sudah lama. Setelah itu putuskan terima, tahan, atau tolak. Foto keadaannya, simpan contohnya, dan laporkan ke pemasok paling lambat dua hari setelah barang tiba.
Bintik Putih Itu Gula atau Jamur?
Pedagang sering ragu membedakan keduanya, dan salah menjawabnya merugikan dua arah, yaitu barang bagus dibuang atau barang bermasalah tetap dijual. Perbedaannya bisa dikenali tanpa alat apa pun.
Kristal gula. Terjadi karena gula alami kurma keluar ke permukaan, biasanya setelah barang mengalami perubahan suhu atau disimpan cukup lama. Bentuknya bintik atau lapisan putih halus yang menempel rata, terasa kering dan sedikit berpasir saat disentuh, dan tidak berbau apa pun. Bila terkena air hangat, lapisan itu larut. Kurma seperti ini aman dan masih layak dijual, meski tampilannya kurang menarik.
Jamur. Terlihat berbulu atau seperti kapas, kadang berwarna keputihan sampai kehijauan, tumbuh menyebar tidak rata dan sering terpusat di satu titik. Bagian sekitarnya terasa lembap, dan aromanya apak. Kurma berjamur tidak boleh dijual dan tidak boleh dicampur dengan stok lain, karena kelembapannya berpindah.
Kalau Anda ragu, perlakukan sebagai jamur. Kerugian satu kemasan jauh lebih kecil daripada kehilangan kepercayaan seorang pelanggan tetap.
Tanda Kurma Sudah Lewat Masa Terbaiknya
Tiga tanda pertama berarti kurma tidak boleh dijual. Dua tanda terakhir menunjukkan barang sudah lama atau kurang tepat disimpan.
- Basah dan benyek. Lembek berair, bukan lembut alami. Kurma seperti ini sudah rusak.
- Asam dan berbau seperti tape. Batas yang paling tegas. Jangan dijual.
- Buluk atau berjamur. Serabut halus putih sampai kehijauan, sering di bekas tangkai. Pisahkan segera supaya tidak menular ke kemasan lain.
- Mengeras sampai sulit dikunyah. Ini soal kadar air yang menguap, bukan soal keamanan. Masih bisa dijual dengan keterangan jujur, atau lebih baik dialihkan untuk kebutuhan olahan.
- Warna berubah gelap kusam tidak merata. Tanda barang sudah lama atau pernah terpapar panas.
Setelah Diperiksa, Baru Disimpan
Pemeriksaan yang baik jadi tidak ada gunanya bila barangnya kemudian disimpan sembarangan. Untuk stok karton, SMJL menyarankan ruangan yang kering dan sejuk, atau ruang dingin bila ada. Untuk buah kurma yang sudah dibuka dari kemasannya, semua jenis kurma disimpan di chiller atau kulkas dan dijauhkan dari sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, karena kurma mudah menyerap bau dan hama dari bahan di sekitarnya.
Bila belum punya ruang dingin, tiga hal yang paling menentukan adalah ruangan kering dan sejuk yang tidak terkena matahari langsung, karton tidak menempel lantai maupun dinding luar, dan barang lama diletakkan di posisi yang lebih mudah diambil daripada barang baru. Aturan terakhir itu sederhana tetapi sering terbalik di lapangan. Untuk pengiriman ke pembeli, pilih layanan instan atau 1 sampai 2 hari, terutama untuk kurma basah.
Bila Ditemukan Masalah
Langkahnya berurutan dan penting dijalankan dalam urutan itu. Jangan bongkar dan jangan campurkan dengan stok lama, karena barang yang sudah tercampur membuat asal masalah tidak bisa ditelusuri. Foto keadaannya apa adanya, termasuk bagian luar karton. Catat tanggal terima dan seluruh keterangan yang tertera pada karton. Lalu hubungi pemasok Anda segera, jangan menunggu sampai stok itu mau dijual.
Bagi mitra resmi kami, jalurnya lewat tim sales yang menangani wilayah Anda. Inilah salah satu perbedaan nyata membeli dari pengimpor resmi. Ada pihak yang bertanggung jawab dan bisa ditelusuri, karena barangnya berasal dari satu rantai yang jelas. Proses rantai itu kami buka di proses impor kurma, dan daftar varietas beserta isi kartonnya ada di katalog produk.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa saja yang diperiksa saat kiriman kurma datang?
Ada tujuh langkah, yaitu cocokkan dokumen, lihat karton dari luar, buka beberapa karton secara acak, cari tanda serangga, periksa seratus butir, cium dan cicipi, lalu tekan dengan jari dan catat hasilnya. Pemeriksaan dilakukan saat barang baru datang, bukan saat barang hendak dijual, supaya masih ada waktu mengurus keluhan ke pemasok.
Bagaimana membedakan kristal gula dari jamur pada kurma?
Kristal gula terasa kering dan sedikit berpasir, bentuknya seperti bintik atau lapisan putih halus yang menempel rata di permukaan, dan larut bila terkena air hangat. Jamur terlihat berbulu atau kapas, warnanya bisa keputihan sampai kehijauan, terasa lembap, dan disertai aroma apak. Kurma berjamur tidak boleh dijual.
Apa tanda kurma sudah lewat masa terbaiknya?
Tiga tanda kurma tidak layak jual adalah basah dan benyek, asam berbau seperti tape, dan buluk atau berjamur. Kurma yang hanya mengeras masih bisa dijual dengan keterangan jujur, kurma yang asam atau berjamur tidak.
Apakah kurma perlu diperiksa satu per satu?
Tidak perlu. Buka paling sedikit lima karton dari tumpukan yang berbeda, termasuk karton paling bawah dan paling pinggir, lalu periksa seratus butir dari karton-karton itu. Kalau contoh acak bermasalah, barulah pemeriksaan diperluas.
Apa yang harus dilakukan bila ada masalah mutu pada kiriman?
Jangan dibongkar atau dicampur dengan stok lama. Foto keadaannya apa adanya, catat tanggal terima dan keterangan yang tertera pada karton, lalu hubungi pemasok Anda segera. Barang yang sudah tercampur stok lain membuat asal masalahnya tidak bisa ditelusuri.